in

Keluarkan Edaran Ramadhan, Bupati Sukabumi: Salat Tarawih di Rumah

Petir.co – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengeluarkan surat edaran tentang tertib Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi COVID-19. Selain mengimbau soal pelaksanaan kegiatan keagamaan edaran itu juga membahas tentang aktivitas perusahaan hingga perhotelan selama Ramadhan.

Ada 21 Poin yang terdapat dalam edaran tersebut, di antaranya sahur dan buka puasa dilakukan oleh individual atau keluarga. Tidak perlu ada kegiatan yang mengakibatkan kerumunan.

“Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individual atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau ifthar jama’i ( buka puasa bersama ). Salat tarawih dan tilawah atau tadarus Al-Quran disarankan dilakukan secara individual di rumah masing- masing,” kutip detikcom dari edaran yang ditandatangani Bupati Marwan, seperti dilihat Kamis (23/4/2020).

Selain itu, terdapat larangan soal kegiatan salat tarawih keliling, takbiran keliling cukup dilakukan di masjid mushala dengan menggunakan pengeras suara. Tertulis juga soal kegiatan pesantren kilat tidak dilakukan kecuali melalui media elektronik.

Selama pelaksanaan Ramadhan, edaran itu juga meminta perusahaan untuk memberi keleluasaan bagi karyawan pabrik dan warga masyarakat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, khususnya salat Maghrib dan buka puasa. “Setiap perusahaan mengusahakan agar jam kerja berakhir pada jam 16.30 WB,” bunyi edaran tersebut.

Ketika dalam keadaan memaksa sehingga para pekerja diharuskan melaksanakan kerja lembur, maka kerja lembur tersebut dapat dilaksanakan dengan ketentuan perusahaan wajib memberikan fasilitas dan keleluasaan kepada para pekerja untuk melaksanakan ibadah buka puasa, salat maghrib, salat isya dan shalat tarawih setelah berkoordinasi dengan posko Tertib Ramadhan di Kecamatan dengan memperhatikan protokol COVID-19 / S O P Kesehatan upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Poin lainnya perusahaan juga dilarang menyediakan makanan dan minuman serta menyediakan fasilitas bagi penjual makanan dan minuman di siang hari selama bulan Ramadhan.

Advertisement

Untuk mengawasi surat edaran itu, Marwan juga akan membentuk tim terpadu yang melibatkan seluruh elemen. “Di setiap kecamatan nantinya dibentuk tim terpadu dan posko tertib Ramadhan di kecamatan yang terdiri dari Muspika, MUl, Ormas, Apindo dan serikat Pekerja untuk monitoring pelaksanaan kegiatan bulan suci Ramadhan,” kata Marwan melalui Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri.

Selain kepada masyarakat dan perusahaan dalam edaran itu juga ditujukan kepada usaha perhotelan yang diminta untuk lebih selektif dalam menerima tamu, khususnya bagi tamu berpasangan yang bukan suami isteri. Selain itu hotel juga tidak dijadikan sarana memperjualbelikan atau menjadikan tempat untuk mengkonsumsi minuman beralkohol atau narkoba sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber: detikNews

Advertisement

What do you think?

Written by petir.co

Luhut Sebut Kini Tak Banyak Warga yang Ingin Mudik, Ini Sebabnya

Yakinlah, Pak Prabowo Jujur Memberikan Kesaksian soal Kangmas Jokowi